Terjemahkan teks ke kode Morse dan sebaliknya — lalu putar sebagai suara di browser Anda.
Kode Morse, dikembangkan pada 1830-an dan 1840-an oleh Samuel Morse dan Alfred Vail untuk telegraf listrik, mengenkode setiap huruf dan angka sebagai rangkaian unik sinyal pendek (dit, ditulis sebagai titik) dan sinyal panjang (dah, ditulis sebagai garis). Versi internasional yang distandardisasi pada 1865 masih dipakai hingga kini oleh operator radio amatir, di beacon navigasi penerbangan, dan di perangkat aksesibilitas — dan sinyal darurat SOS (··· ––– ···) tetap menjadi pesan paling terkenal di dunia.
Penerjemah ini memakai tabel internasional lengkap: 26 huruf, sepuluh angka, dan tanda baca umum. Karakter beraksen dinormalisasi sebelum dienkode, sehingga é menjadi E dan ç menjadi C, sesuai cara Morse sebenarnya ditransmisikan. Di output, satu spasi memisahkan huruf dan " / " memisahkan kata. Menerjemahkan ke arah sebaliknya, alat ini memecah titik dan garis Anda pada pemisah yang sama dan mencari setiap token di tabel balik; apa pun yang tidak dikenalinya keluar sebagai "?" sehingga Anda langsung bisa menemukan salah ketik.
Tombol "Putar" mengubah kode tertulis menjadi suara memakai mesin audio browser Anda sendiri — nada 600 Hz dengan dit berdurasi 80 ms, dah tiga kali lipatnya, plus jeda senyap standar antara simbol, huruf, dan kata. Mendengar ritmenya sejauh ini adalah cara terbaik belajar Morse, karena operator menghafal pola bunyinya, bukan titik-titik cetakannya. Gunakan alat ini untuk berlatih, memecahkan teka-teki dari game atau geocache, menyiapkan ujian radio amatir, atau sekadar menandatangani kartu ulang tahun dengan dit dan dah.
Gunakan titik (.) untuk dit dan tanda hubung (-) untuk dah, beri spasi di antara huruf dan garis miring (/) di antara kata. Contoh: .... .. / -- --- -- diterjemahkan menjadi "HI MOM".
SOS adalah ··· ––– ··· — tiga dit, tiga dah, tiga dit, dikirim sebagai satu rangkaian bersambung. Ia dipilih pada 1906 justru karena polanya tak mungkin tertukar, bukan sebagai singkatan frasa apa pun.
Ya, dengan menormalkannya lebih dulu: é menjadi E, ç menjadi C, ã menjadi A. Itu sesuai praktik nyata, karena tabel Morse internasional hanya mendefinisikan 26 huruf tanpa aksen.
Karena mengikuti aturan waktu resmi: satu dah berdurasi tiga dit, jeda di dalam huruf satu dit, antarhuruf tiga dit, dan antarkata tujuh. Alat ini menjadwalkan nada 600 Hz dengan proporsi persis seperti itu.
Tidak. Penerjemahan dan pemutaran audio berjalan 100% dalam JavaScript di perangkat Anda — suaranya disintesis lokal dengan Web Audio API. Tidak ada yang dikirim atau disimpan.
Vai.la mengubah URL apa pun menjadi tautan pendek dengan statistik klik, QR Code, dan biolink Anda sendiri.
Vai.la tidak bertanggung jawab atas cara alat-alat ini digunakan maupun atas keputusan yang diambil berdasarkan hasilnya.