Generator Hash

Buat hash MD5, SHA-1, SHA-256, SHA-384, dan SHA-512 dari teks apa pun — langsung di browser Anda.

Cara menggunakan

  1. Ketik atau tempel teks yang ingin Anda hash di kolom input.
  2. Klik algoritme yang Anda butuhkan — MD5, SHA-1, SHA-256, SHA-384, atau SHA-512. Digest langsung muncul sebagai heksadesimal huruf kecil.
  3. Gunakan "Salin" atau "Unduh" untuk mengambil hasilnya. Semuanya dihitung secara lokal — teks Anda tidak pernah meninggalkan browser.

Tentang alat ini

Fungsi hash mengubah input apa pun menjadi sidik jari dengan panjang tetap: MD5 menghasilkan 32 karakter heksadesimal, SHA-256 menghasilkan 64, dan SHA-512 menghasilkan 128. Input yang sama selalu menghasilkan digest yang sama, dan mengubah satu karakter saja menghasilkan digest yang sama sekali berbeda — itulah yang membuat hash begitu berguna untuk membandingkan file, mendeteksi kerusakan data yang tidak disengaja, mendeduplikasi konten, membangun kunci cache, dan memverifikasi bahwa sebuah unduhan cocok dengan checksum yang dipublikasikan pembuatnya.

Di balik layar, digest SHA-1, SHA-256, SHA-384, dan SHA-512 dihitung oleh SubtleCrypto, mesin WebCrypto bawaan di setiap browser modern — jalur kode teraudit yang sama yang dipakai browser untuk HTTPS. WebCrypto sengaja tidak menyediakan MD5, jadi tool ini membawa implementasi JavaScript ringkasnya sendiri dari RFC 1321, tervalidasi terhadap vektor uji referensi (MD5 dari "abc" adalah 900150983cd24fb0d6963f7d28e17f72). Teks Anda dienkode sebagai UTF-8 sebelum di-hash — sebagaimana default hampir semua implementasi sisi server — dan output-nya heksadesimal huruf kecil. Semuanya berjalan 100% di browser Anda: tidak ada yang diunggah, dicatat, atau disimpan.

Peringatan jujur: MD5 dan SHA-1 sudah rusak secara kriptografis untuk ketahanan kolisi — peneliti dapat membuat dua input berbeda dengan digest yang sama — sehingga keduanya tidak boleh dipakai untuk password, tanda tangan digital, atau apa pun yang sensitif terhadap keamanan. Keduanya masih layak untuk tugas non-adversarial seperti checksum, kunci cache, dan interoperabilitas dengan sistem lawas yang mengharapkannya. Untuk apa pun yang baru, pilih SHA-256 atau yang lebih kuat; dan untuk menyimpan password, tidak ada hash cepat yang pantas sama sekali — gunakan algoritme lambat khusus seperti bcrypt, scrypt, atau Argon2.

Pertanyaan yang sering diajukan

Algoritme hash mana yang sebaiknya saya gunakan?

SHA-256 adalah default aman untuk proyek baru: cepat, didukung di mana-mana, dan tanpa serangan praktis yang diketahui. Gunakan SHA-512 saat Anda menginginkan digest yang lebih besar, dan MD5 atau SHA-1 hanya jika sistem lawas atau format checksum mengharuskannya.

Bisakah hash dibalik untuk mengungkap teks aslinya?

Tidak — hashing adalah fungsi satu arah, dan teks asli tidak dapat dihitung kembali dari digest. Input yang pendek atau umum tetap bisa ditemukan lewat brute force atau tabel pencarian, itulah sebabnya password membutuhkan hashing lambat dengan salt, bukan digest polos.

Apakah MD5 masih aman digunakan?

Hanya untuk keperluan non-keamanan seperti checksum dan kunci cache. Kolisi dapat dibuat sesuka hati, jadi MD5 (dan SHA-1) tidak boleh dipakai untuk password, sertifikat, atau tanda tangan.

Mengapa hash saya berbeda dari yang dihasilkan server saya?

Hampir selalu karena perbedaan encoding: newline atau spasi di akhir, encoding karakter yang berbeda (tool ini memakai UTF-8), atau membandingkan hex huruf besar dengan huruf kecil. Hash byte yang persis sama dan digest-nya pasti cocok.

Apakah teks saya keluar dari browser?

Tidak. Kelima algoritme berjalan 100% secara lokal — keluarga SHA lewat WebCrypto API bawaan browser Anda dan MD5 lewat JavaScript lokal. Tidak ada yang dikirim atau disimpan.

Alat terkait

Tautan panjang? Perpendek secara gratis

Vai.la mengubah URL apa pun menjadi tautan pendek dengan statistik klik, QR Code, dan biolink Anda sendiri.

Vai.la tidak bertanggung jawab atas cara alat-alat ini digunakan maupun atas keputusan yang diambil berdasarkan hasilnya.